Tips Membuat Paspor

Just another WordPress.com weblog

Step 5: Pengambilan Paspor

leave a comment »

Waktu yang diberikan dari step 4 ke step 5 sebenarnya 2 hari, tapi untuk memastikan, mending datangnya 3 hari setelah step 4 selesai, biar nggak kecele. :)

Ya… Step 5: Pengambilan Paspor
Yang harus dilakukan disini
- lapor ke loket 1, tunjukin bukti pembayaran paspor.
- Nunjukin ID KTP/SIM
- Paspor diserahkan ke kita
- Dan ID kita akan dikembalikan setelah kita menyerahkan fotocopy halaman pertama dari pasport.

Waktu yang diperlukan anggap saja: 30 menit
Biaya yang diperlukan buat fotocopy: Rp 200 (saya ngopynya di luar kantor imigrasi, karena koperasinya tutup)

Written by -

September 29, 2009 at 2:28 am

Ditulis dalam Uncategorized

Tagged with

Step 4, Datang Lagi ke Kantor Imigrasi Untuk Wawancara dan Foto

leave a comment »

Berdasarkan pemberitahuan sebelumnya bahwa saya diminta datang lagi 2 hari setelah meberikan formulir,
maka saya pun datang lagi ke kantor imigrasi.

Seperti saya ceritakan sebelumnya juga, saya memilih untuk mengajukan paspor di kantor imigrasi DEPOK, pertimbangannya adalah:
- Cari Kanim yang Sepi
- Cari kanim yang dekat

Kenapa dekat jadi pertimbangan?, ya supaya nggak jauh….:D
Kalau nggak jauh, kita bisa datang pagi2 dan dapat no antrian lebih awal.

Saya datang ke Kanim setengah delapan pagi, Loket untuk foto memang belum dibuka, tapi kita sudah bisa mendaftar, idealnya (kalau nggak ada interupsi calo) yang daftar duluan bakal dapat no antrian duluan juga.

FYI di Kanim depok nggak ada Calo, tapi ada orang yang kelihatannya ngurusin banyak berkas orang (calo bukan ya) dan kelihatannya dia kenal dengan orang2 kanim depok.

Anyway saya dapat no antrian No: 3
Setelah nunggu 20 menit, akhirnya buka juga tuh loket foto dan pembayaran.
Nama saya dipanggil, “WONOKAIRUN…SILAHKAN MENUJU LOKET PEMBAYARAN”,
Di loket pembayaran saya ditagih Rp 270,000 untuk Paspor 48 halaman.
Iseng saya bertanya: “Pak saya bikin yang 24 halaman saja”
Penjaga loket: “Nggak bisa mas, 24 halaman itu buat TKI”
(saya tidak tau apakah peraturan itu demikian adanya atau tidak)

Akhirnya saya bayar Rp 270,000, dan duduk nunggu lagi untuk foto dan wawancara.
15 menit kemudian saya dipanggil lagi dan selesaii……:)

Saya disuruh datang lagi 2 hari kemudian.

Waktu dan biaya yang saya habiskan untuk Step 4:
Waktu: 1 Jam (sebenarnya 45 menit sih)
Biaya: Rp 270.000

Written by -

Agustus 27, 2009 at 7:58 am

Ditulis dalam Uncategorized

Step 3, Mengajukan Pembuatan Paspor ke Kantor Imigrasi

leave a comment »

Mengisi data di Layanan Paspor Online sudah (nggak dilakukan juga gak papa sih sebenarnya)
Menyiapkan berkas2 yang diperlukan juga sudah.
Next: Meluncur ke Kantor Imigrasi sesuai yang saya masukan di Layanan Paspor Online.

Karena faktor pertimbanganya adalah YANG DEKAT dan YANG SEPI, maka pilihan saya jatuh pada Kantor Imigrasi Depok.
Saya sampai di Kantor Imigrasi Depok jam 8.15.

Ini adalah alur yang saya lakukan:
PERGI KE LOKET 1, untuk minta formulir, cuman ternyata formulir pengajuan paspor adanya di koperasi imigrasi, ya udah deh akhirnya saya
PERGI KE KOPERASI, ternyata saya harus beli map kuning khusus, dan materai 3000, harganya total 10,000. formulirnya sendiri gratis.
saya pun mengisi formulir dengan bolpen Hitam. Lantas
PERGI KE LOKET 1, menyerahkan formulir dan berkas2 yang sudah saya siapkan (ktp, kk, ijazah, surat rekomendasi dari kantor, tanda terima pra permohonan)

Petugas akan memeriksa berkas2 kita dan menyamakannya dengan berkas ASLI yang kita bawa.
Kalau sudah OK, maka kita dikasih tanda terima dan diminta kembali 2 Hari Lagi.

Biaya yang dikeluarkan pada phase ini adalah: Rp 10,000 (buat materai dan MAP)
Di kanim depok parkir motor gratis … :D

Step 2, Siapkan Berkas-berkas Yang Diperlukan

leave a comment »

Berikut adalah berkas2 yang diperlukan:
- KTP
- KARTU KELUARGA
- AKTE KELAHIRAN
- IJAZAH
- SURAT REKOMENDASI DARI PERUSAHAAN / KAMPUS / SURAT IZIN ORANG TUA (<- tergantung profesi anda, kalau wiraswasta gak perlu deh kayaknya)

Semua berkas diatas harus kita foto copy (1 rangkap saja)

Dan jangan lupa siapkan juga TANDA TERIMA PRA PERMOHONAN yang sudah kita print sebelumnya
baca postingan saya di ‘layanan paspor online

Semua berkas diatas yang asli dan salinannya (1 rangkap) harus dibawa waktu kita mengurus paspor nanti.
Selamat menyiapkan berkas-berkas :)

Total Biaya Rp 0 karena saya moto copy di kantor,
kalau poto copy sendiri paling Rp 1000

Step 1, buka www.imigrasi.go.id

with 5 comments

Waktu itu saya dapat kabar bahwasanya pembuatan paspor dapat dilakukan secara online, senyum saya langsung sumringah. Tapi teman saya langsung menambahkan bahwasannya definisi “online” bukan “semuanya dapat beres hanya lewat internet saja”, melainkan “Pembuatan paspor bisa dilakukan dimana saja, tidak perlu sesuai dengan KTP kita”.

Selanjutnya saya buka http://www.imigrasi.go.id. Beberapa saat kemudian saya menemukan menu “Layanan Paspor Online“.
Nah saya mau coba jelaskan apa gunanya kita ngisi2 data kita di menu layanan paspor online di imigrasi.go.id.
Berdasarkan hasil browsing2 saya, pengisian data lewat imigrasi.go.id itu dapat mempercepat proses data entry di kantor imigrasi. Dahulu semua berkas diinput oleh petugas imigrasi, jadi kalau ada 100 berkas yang masukin ya tetep x petugas imigrasi. Sekarang kalau semua orang mengisi sendiri lewat “Layanan Paspor Online” 100 berkas yang input ya 100 orang tadi.

Kembali ke kisah saya membuat paspor,
Di Layanan Paspor Online kita diminta menentukan mau mengurus paspor di kantor imigrasi mana.
Saya pun memilih Kantor Imigrasi Depok (Kanim Depok), alasannya karena lebih dekat dan lebih sepi. Ini perlu saya garis bawahi:
PILIH KANIM YANG DEKAT dan YANG SEPI.
Kanim di mampang, bagi saya dekat dengan kantor, tapi saya tidak memilih kanim di mampang, karena pasti ruameeee banget.

Kita juga disuruh milih mau Paspor 48 halaman atau 24 halaman, semakin banyak halaman semakin mahal harganya, dan karena saya orang kaya :D, saya pun milih yang murah …xi…xi…xi

Di layanan paspor online akan ada bebrapa data diri yang harus saya masukan. Saya juga harus upload berkas2 yang diperlukan. Berkas2 yang harus diupload adalah: KTP, KK dan IJAZAH
Ukuran masing2 berkas maximum 250kb, jadi scannya hitam putih saja gak perlu warna.
Selanjutnya saya Upload berkas tersebut, dan diawal saya menemukan masalah, setiap saya upload berkas, selalu ada error “Coordinate out of bound”.
Dan ini adalah tips saya yang kedua jika anda menemukan “Coordinate out of bound”:
Rubah lay out gambar anda menjadi protrait jangan horizontal, gak papa kok kalau miring. Kalau horizontal pasti gak bisa.

Setelah saya mengisi semua isian di “Layanan Paspor Online“, saya mendapatkan sebuah berkas namanya ‘Tanda Terima Pra Permohonan’. Berkas ini saya print dan harus saya bawa nanti ketika menyerahkan semua berkas2 yang diperlukan di KANIM DEPOK.

Total biaya untuk aktivitas ini adalah: Rp 0 (karena saya browsing dan ngeprint di kantor)
kalau kita pakai warnet maka biayanya kurang lebih Rp 3000 (Rental Warnet 30 menit dan print satu lembar), dan jangan buka situs porno karena selain haram, pasti akan menambah lama durasi anda di warnet dan jadi lebih mahal :D

Okay selamat mengisi Layanan Paspor Online

Rp 400.000 itu jumlah yang besar bagi saya

leave a comment »

Hello World, <- Kalimat pertama yang dimunculkan dalam belajar pemrograman

Disini saya andri menulis,
saat ini saya belum punya paspor :)
dan ingin membuat paspor.

FYI saya masih termasuk orang yang menganggap Rp 400.000 sebagai jumlah yang besar,
karena itulah saya enggan untuk membuat tiket dengan membayar calo Rp 600.000 – Rp 700.000
saya ingin membuat paspor sendiri yang biayanya seharusnya cuman Rp 270.000.

Dan Blog ini adalah media dokumentasi saya.
Selamat menikmati

Written by -

Agustus 20, 2009 at 9:25 am

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.